Tutorial Trading Instaforex Indonesia

Subscribe

Cara Membaca Stochastic Indikator

July 26, 2012 By: saiful Category: Analisa Teknikal

Cara Membaca Stochastic Indikator, 5.5 out of 10 based on 2 ratings
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.5/10 (2 votes cast)

Ada tiga parameter yang ada di Stochastic Slow, yaitu %K period, %D period, dan Slowing. Nilai standar masing-masing parameter tersebut adalah 5, 3, dan 3.

Cara penggunaan Stochastic Slow cukup mudah. Ada dua prinsip yang perlu diketahui:

1. Nilai Stochastic di atas 80 dikatakan overbought (kemungkinan akan terjadi perubahan tren menjadi bearish). Nilai Stochastic di atas 20 dikatakan oversold (kemungkinan akan terjadi perubahan trend menjadi bullish). Perlu diingat bahwa sinyal ini kadang tidak 100% tepat. Suatu mata uang harganya sudah overbought, dan nilai Stochastic sudah di atas 80, kemungkinan masih bisa naik lagi. Demikian juga sebaliknya.

2. Sinyal beli dan jual juga bisa dilihat dari garis %K dan %D. Jika %K memotong %D ke atas, berarti sinyal beli. Sedangkan bila %K memotong %D ke bawah berarti sinyal jual. Perhatikan gambar di bawah ini :

 

Tutorial :

cara membaca indikator stochastic,cara membaca stochastic,cara membaca indikator stochastic oscillator,cara baca indikator stochastic,indikator stochastic,cara menggunakan stochastic oscillator,cara membaca stochastic oscillator,cara menggunakan stochastic,cara membaca indikator forex,membaca indikator forex
Loading...

Leave a Reply


Artikel Yang Lainclose